ANISSA : APAKAH UNTUK MEMILIH HARUS PUNYA KTP ?

Bondowoso- www.kpud-bondowosokab.go.id.  Apakah untuk memilih harus punya KTP?  kata Anisa siswa XII/IPS   ketika mengikuti sosialisasi  Pilkada  oleh KPU Bondowoso segmen pemilih pemula di aula SMA 1 Sukosari,Jum’at(10/2) yang diikuti 76 siswa-siswa.

Amirudin makruf komisioner KPU Bondowoso yang membidangi Divisi Umum, Keuangan dan Logistik menyampaikan bahwa syarat untuk menjadi pemilih adalah terdaftar di DPT. Untuk terdaftar di DPT seorang warga negara harus memenuhi beberapa syarat yaitu: berusia 17 tahun atau sudah/pernah menikah dan bukan anggota TNI/Polri, sebab anggota TNI/Polri sesuai Undang-undang yang berlaku walaupun mereka memiliki KTP tetapi tidak memiliki hak memilih dan dipilih. ”walaupun seseorang memiliki KTP dalam pelaksanaan PILKADA tidak serta bisa menjadi pemilih atau terdaftar di DPT karena hanya penduduk daerah yang melaksanakan pilkada bisa memilih, Pilkada Gubenur-Wakil Gubenur Jawa Timur hanya bisa diikuti oleh warga Provinsi Jawa Timur demikian juga Pilkada Bupati-wakil Bupati Bondowoso hanya bisa diikuti oleh warga Kabupaten Bondowoso” kata Amiruddin lebih lanjut.

Kasubbag Umum Ahmad Isanin, yang akrab dipanggil P.IS pada awal acara menyampaikan kepada peserta agar materi yang disampaikan dapat diserap untuk menambah ilmu tentang Pemilu. Lebih lanjut Ahmad Isnanin menyampaikan  walaupun saat ini siswa-siswi belum berumur 17 tahun dan belum memiliki hak memilih tetapi pada pelaksanaan pilkada bondowoso pada  Juni tahun 2018 sudah mencapai usia 17 tahun , maka sesuai ketentuan akan menjadi pemilih.

Sosialisasi Pilkada dilaksanakan dengan tanya jawab, sehingga walaupun selama 1,5 jam siswa-siswi SMA 1 Sukosari tidak jenuh dan antusias mendengarkan materi yang disampaikan  oleh Amiruddin Makruf dan Juli Soeryo Noercahyono. Pada kesempatan tersebut,  Kasubbag Teknis dan Hupmas  mengharapkan agar siswa-siswi pada pelaksanaan pilkada 2018  yang sudah memenuhi syarat agar melihat dan mengecek daftar pemilih yang diumumkan oleh KPU  melalui PPS sehingga apabila di daftar tersebut namanya  tidak tercantum bisa menyampaikan kepada Panitia Pemungutan Suara atau PPS setempat untuk didaftarkan sebagai pemilih. “kami harapkan adik-adik pada pelaksanaan pilkada membantu pelaksanaan tersebut dengan melihat apakah keluarganya/teman  yang sudah memenuhi syarat, apakah sudah terdaftar ataukah belum, dan apabila menemukan keluarga, teman tidak tercantum namanya di Daftar pemilih tersebut  baik itu daftar pemilih sementara ataupun daftar pemilih tetap, adik-adik bisa menghubungi perangkat Desa  atau Pak RT agar diteruskan kepada PPS setempat,  sebab walaupun seseorang yang tidak memilik e-KTP tetapi yang bersangkutan memiliki dan tercantum namanya  di Kartu keluarga, dan sudah berusia 17 tahun atau sudah menikah atau pernah menikah maka orang tersebut juga mempunyai hak memilih ujar  Juli Soeryo Noercahyono yang dikenal sebagai Kasubbag Teknis hupmas  KPU Bondowoso  ( Teknis Hupmas)

Mungkin Anda Menyukai