DIVISI PERENCANAAN DAN DATA KPU JATIM: KPU LEMBAGA YANG KREDIBEL

Surabaya, kpujatim.go.id– Komisi Pemilihan Umum (KPU) adalah lembaga yang kredibel. Demikian yang disampaikan oleh Divisi Perencanaan dan Data KPU Jatim, Choirul Anam dengan tegas dan percaya diri di hadapan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP-UB), saat berkunjung ke RPP KPU Jatim kemarin (29/3). Komitmen KPU untuk menjadi lembaga yang kredibel dibuktikan dengan membangun budaya keterbukaan/ transparansi dalam menyelenggarakan pemilihan umum (pemilu).

Divisi Perencanaan dan Data KPU Jatim menuturkan bahwa upaya KPU untuk membangun budaya keterbukaan dalam pemilu terlihat dengan beberapa aplikasi online yang dikeluarkan KPU. “Untuk upaya transparansi, KPU saat ini memiliki aplikasi SIDALIH, SITUNG, E-PPID, SIMPAW, SITAP, SILOG, LPSE, dan SIPP,” kata Anam.

SIDALIH (Sistem Informasi Data Pemilih) adalah aplikasi online yang dibuat untuk membantu KPU Kabupaten/ Kota dalam melakukan pengolahan data pemilih secara lebih mudah dan cepat, yang bertujuan agar terwujud daftar pemilih yang transparan akurat dan bisa dipertanggungjawabkan. Selanjutnya, SITUNG (Sistem Informasi Hasil Penghitungan) ialah sebuah sistem informasi yang dimanfaatkan KPU dalam rangka memberikan pelayanan informasi publikasi hasil pemilu kepada publik secara cepat dan mudah. Data hasil pemilu yang dipublikasikan dalam Situng mencakup data Pemilu di Tingkat TPS (C1),PPS (DAA), PPK (DA1), Kabupaten / Kota (DB1), Provinsi DC1) dan data nasional dalam bentuk entry, grafik/ diagram, rekap exel serta pindai (JPG). Lalu, E-PPID yakni aplikasi untuk permohonan informasi secara online. SIMPAW (Sistem Informasi Pergantian Antar Waktu) adalah aplikasi yang digunakan untuk memberikan pelayanan informasi ke masyarakat terkait Pergantian Antar Waktu Anggota DPR RI, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/ Kota. Selanjutnya, SITAP (Sistem Informasi Tahapan Pemilu) ialah sistem informasi KPU yang menyajikan data terkait tahapan pemilu/ pemilihan diantaranya jumlah penduduk, pemilih, badan adhoc KPU, anggaran, pemantau, SK Parpol, kampanye, pencalonan, sengketa pemilihan, hasil pemilihan, dll. SILOG (Sistem Informasi Logistik Pemilu) adalah aplikasi logistik yang terintegrasi. Maksudnya, menggabungkan semua proses yang berlaku pada mekanisme pengelolaan logistik pemilihan umum (pemilu) ke dalam sebuah sistem atau aplikasi berbasis komputer dan web. Dengan sistem terintegrasi pada Silog dapat memberikan kemudahan dan manfaat yang optimal dalam mengelola logistik keperluan pemilu. Berikutnya LPSE merupakan aplikasi untuk melakukan lelang pengadaan secara elektronik. Terakhir, SIPP (Sistem Informasi Penyelenggara Pemilu). SIPP merupakan aplikasi yang memuat informasi/ data mengenai penyelenggara pemilu dari anggota KPU, sekretariat dan panitia adhoc.

Menurut Anam dengan aplikasi-aplikasi ini, KPU mampu menjawab persepsi negatif masyarakat kepada KPU. “Selama ini, KPU dianggap sebagai lembaga yang tertutup, penggelembung suara dan lain-lain. Namun, persepsi negatif masyarakat ini mampu dibantah dengan publikasi semua kegiatan terkait penyelenggaraan pemilu melalui aplikasi tersebut. Dengan adanya aplikasi tersebut, kinerja KPU semakin membaik, profesionalitas, integritas, dan kemandirian KPU semakin teruji,” jelas Divisi Perencanaan dan Data KPU Jatim.

(AACS)

Sumber Berita : http://kpujatim.go.id/berita-kpu-jatim/divisi-perencanaan-dan-data-kpu-jatim-kpu-lembaga-yang-kredibel/

Mungkin Anda Menyukai