Hadapi PILKADA 2018, KPU data Penghuni LAPAS Bondowoso

www.kpud.bondowosokab.go.id , Bondowoso – KPU Bondowoso yang dipimpin oleh Hairul Anam (Ketua KPU Bondowoso) melakukan kunjungan ke LAPAS Bondowoso yang didampingi oleh Syaifullah (komisioner KPU Bondowoso) bersama Karyono (Kasubag Program Data), dan didampingi PPK kecamatan Bondowoso (Arif Filla dan Soni Luki), PPS Kelurahan Dabasah (Heru Dwi S.) dan Staf Panwaskab (Mohammad Wasil) sekitar Pukul 09.00 WIB di LAPAS Bondowoso. (Kamis.01/02)

Menurut Syaifullah, kunjungan KPU ke LAPAS Bondowoso untuk koordinasi terkait dengan coklit dan tempat pemungutan suara (TPS). Setelah melakukan pendataan, terdapat 319 NAPI yang berprovinsi Jawa Timur yang terdiri dari 207 NAPI tercatat warga Bondowoso dan 112 NAPI tercatat diluar kabupaten Bondowoso. Dan selanjutnya tim dari KPU melakukan koordinasi berkaitan dengan surat suara pemilih, karena pada hari pelaksanaan pemilu (27 Juni 2018), NAPI asli Bondowoso akan mendapatkan 2 surat suara (Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur), namun untuk NAPI diluar Bondowoso hanya mendapatkan 1 surat suara saja (Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur).

“Tim KPU Bondowoso meminta bantuan kepada petugas LAPAS untuk memilah dan memilih NAPI yang asli Bondowoso dan diluar Bondowoso yang kemudian diberikan kepada petugas PPK, sehingga akan mempermudah pelaksanaan pemilu dan pembagian surat suara. Sedangkan untuk pelaksanaan pencoblosan bagi NAPI akan dilakukan di TPS terdekat, PPK tidak bisa membuat TPS didalam LAPAS, karena masih membutuhkan orang luar”. Ujar Syaifullah

Syaifullah juga menambahkan, tim sudah mempersiapkan tim PPDP yang akan mencoklit NAPI, namun dari pihak lapas tidak mengizinkan karena berbenturan dengan aturan internal LAPAS, sehingga proses coklit dilakukan oleh petugas LAPAS sendiri.

“Untuk teknis selanjutnya PPK Kabupaten Bondowoso bersama tim Lapas Bondowoso akan terus melakukan koordinasi lebih lanjut”. Imbuh Syafullah. (Nisa)

Mungkin Anda Menyukai