Knowledge Sharing Harus Bisa Menjadi Budaya di KPU

Jakarta, kpu.go.id – Sekretariat Jenderal (Setjen) Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelarknowledge Sharing tahap I, Selasa (17/1) di kantor KPU RI. Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi budaya atas hasil Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) di lingkungan KPU.

Knowledge sharing yang pertama ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut hasil pengiriman peserta diklat teknis dan ketentuan dalam pedoman pelaporan, knowledge sharing, dan pendokumentasian hasil diklat di lingkungan KPU.

Pada tahap I ini, dilakukan pengiriman peserta dari pegawai Setjen KPU RI untuk diklat pelatihanBasic Life Support and Advanced Cardiovascular Life Suport for Healhcare Provider, yang diikuti oleh dokter dan perawat pada Klinik KPU Pratama.

Selain itu, juga dilaksanakan diklat penulisan artikel website Jaringan Dokumentasi Informasi Hukum (JDIH) KPU yang diikuti oleh pegawai dari Biro Hukum Setjen KPU.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Setjen KPU RI Lucky Firnandi mengharapkanknowledge sharing ini bisa melembaga dan membudaya di lingkungan KPU.

“Kita semua harus sadar bahwa ini adalah kebutuhan kita semua untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas SDM di KPU. Kita jangan berhenti untuk belajar, karena KPU sudah membuka ruang untuk peningkatan kapasitas, termasuk beasiswa di dalam dan luar negeri,” tutur Lucky.

Lucky juga menambahkan, KPU secara kelembagaan harus terus menerus meningkatkan kapasitas. Melalui knowledge sharing ini semua bisa saling bertukar informasi dan berinteraksi untuk mendapatkan sesuatu yang baru dan belum diketahui oleh unit lain di KPU.

Knowledge sharing kedua akan dilaksanakan pada tanggal 19 Januari 2017 dan yang ketiga akan dilaksanakan pada tanggal 24 Januari 2017. (Arf/red. FOTO KPU/Dosen/Hupmas)

Sumber Berita : http://kpu.go.id/index.php/post/read/2017/5614/Knowledge-Sharing-Harus-Bisa-Menjadi-Budaya-di-KPU

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.