Knowledge Sharing Jadi Budaya KPU

Jakarta, kpu.go.id – Sekretariat Jenderal (Setjen) Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI melalui Biro Sumber Daya Manusia (SDM) menggelar kegiatan knowlegde sharing bagi jajaran staf setjen KPU RI yang telah mengikuti program pendidikan dan pelatihan yang telah difasilitasi oleh bagian Diklat, Selasa (7/3).
 
Kegiatan knowlegde sharing yang diselenggarakan di ruang rapat lantai satu gedung KPU RI merupakan rangkaian kegiatan knowlegde sharing bagi para peserta yang telah mengikuti program pendidikan dan pelatihan untuk gelombang yang ke sembilan.
 
Kepala Biro SDM, Lucky Firnandy Majanto mengatakan, kegiatan knowlegde sharing ini sudah menjadi satu budaya di lingkungan setjen KPU, dimana para peserta yang mengikuti program diklat, apapun termasuk seminar dan workshop diwajibkan untuk menyampaikan dalam bentuk knowlegde sharing.
 
Setelah menyampaikan knowlegde sharing para peserta program diklat, dilanjutkan dengan menyampaikan executive summary dari apa yang telah disampakan dalam knowlegde sharing.
 
Executive summary diharapkan dapat menghasilkan kodifikasi yang nantinya bisa memberikan sumbangan pemikiran dari para peserta diklat, ujar Lucky.
 
Pada knowlegde sharing yang ke sembilan ini akan dipaparkan tiga materi. Pertama Kemudahan Pencarian Dokumen Produk Hukum Melalui Pengelolaan Dokumentasi Secara Elektronik/Digital yang akan disampakan oleh Evi Yulianda, Kepala Sub Bagian Dokumentasi Peraturan Perundang-Undangan pada Biro Hukum.
 
Materi yang kedua dengan tema Kemudahan Akses Informasi Spesifikasi Teknis dan Penyedia Potensial Melalui Sistem Informasi Perencanaan Pengadaan (SICANDA), yang disampaikan oleh Fandu Dwiandma Oktaviarawan, Kepala Sub Bagian Standar Barang dan Jasa Biro Logistik.
 
Sedangkan materi ketiga oleh Markus Krisdiono, Kepala Sub Bagian Penyusunan Pengelolaan Data dan Dokumentasi Kebutuhan Sarana Pemilu pada Biro Logistik dengan materi Peningkatan Akurasi Data Logistik Melalui Kemudahan Pendataan Kebutuhan Sarana Pemilu dan Pemilihan.
 
Penyajian materi oleh para peserta diberikan waktu 30 menit, dilanjutkan dengan tanya jawab atau menggali lebih dalam terkait paparan materi yang disampaikan oleh penyaji, sebagai tolak ukur evaluasi kegiatan yang dilaksanakan. (dosen/red. FOTO KPU/dosen/Hupmas)
Sumber Berita : http://kpu.go.id/index.php/post/read/2017/5787/Knowledge-Sharing-Jadi-Budaya-KPU

Mungkin Anda Menyukai