KPU JATIM TEKANKAN PENANDATANGANAN NPHD CUKUP 1 KALI

Surabaya, kpujatim.go.id– Mendekati tahapan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2018, Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) tekankan kepada seluruh satuan kerja (satker) di wilayahnya yang akan melaksanakan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati atau Walikota dan Wakil Walikota di tahun 2018, agar melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan Pemerintah Daerah satu (1) kali saja. Demikian yang disampaikan oleh Divisi Umum; Keuangan dan Logistik KPU Jatim, Dewita Hayu Shinta.

Menurut Shinta, KPU Jatim perlu menekankan kepada KPU kabupaten/ kota untuk melakukan penandatanganan NPHD sebanyak satu kali saja, sebab hal tersebut sesuai dengan landasan yuridis yang ada. Yakni telah disebutkan di dalam Undang-undang, Peraturan Menteri, maupun Peraturan KPU. “Kemudian penandatangan NPHD cukup satu kali juga telah disampaikan Biro Keuangan KPU RI saat melakukan supervisi ke KPU Jatim minggu lalu (21/04),” tutur perempuan asli Blitar ini (27/04/2017).

Shinta melanjutkan, “Sementara itu, untuk pencairan tidak masalah akan dilakukan secara bertahap atau beberapa kali. Kapan saja, hari apa, berapa kali pencairan bisa dicantumkan di dalam NPHD,” ujar Divisi Umum; Keuangan dan Logistik KPU Jatim.

Penandatanganan NPHD dua kali atau lebih, sebagaimana dituturkan Divisi Umum; Keuangan dan Logistik KPU Jatim akan menyulitkan KPU nantinya. KPU akan kesulitan ketika di tengah-tengah proses tahapan. “Ketika tahapan sudah berjalan, KPU masih harus melakukan negosiasi ulang, registrasi, revisi, dan pencairan yang memakan waktu lama. Semua ini seperti memulai dari awal. Sehingga juga akan banyak pembayaran yang terlambat,” terang Shinta. Untuk itu, penandatanganan NPHD penting dilakukan satu kali saja. Dan idealnya, sedari awal, KPU bersama Pemerintah Daerah sudah menyepakati berapa semua kebutuhan untuk pilkada, sehingga anggaran bisa disiapkan oleh Pemerintah Daerah.

(AACS)

Sumber Berita : http://kpujatim.go.id/berita-kpu-jatim/kpu-jatim-tekankan-penandatanganan-nphd-cukup-1-kali/

Mungkin Anda Menyukai