KUNJUNGAN OBSERVASI SISWA/SISWI SMA NEGERI 2 BONDOWOSO

http://kpud-bondowoso.go.id, BONDOWOSO – Rabu (12/4)  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso menerima kunjungan Siswa/Siswi SMA Negeri Bondowoso dalam rangka melakukan observasi tugas kelompok dari mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dan diterima langsung Junaidi, SH ( Divisi Hukum KPU Bondowoso) bersama jajaran Kesekretariatan.

Dalam pertemuan observasi tersebut Divisi Hukum KPU Kabupaten Bondowoso menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah SMA Negeri 2 Bondowoso yang telah diberi  kesempatan untuk memberikan ilmu sekaligus melakukan sosialisasi kepada siswa/siswi yang melakukan observasi di kantor kami.

Junaidi berharap kepada siswa/siswi dari SMA Negeri 2 Bondowoso tersebut. agar jangan segan segan untuk bertanya dan silahkan untuk mencari data seluas luasnya sebagai bahan tugas kelompok yang diberikan oleh sekolah.

Pada kesempatan tersebut ,Divisi Hukum KPU Kabupaten Bondowoso menjelaskan panjang lebar tentang Komisi Pemilihan Umum ( KPU ), Sejarah Pemilu, Daftar Pemilih itu apa, Siapa yang berhak memilih atau mencoblos dan lain-lain yang berhubungn dengan ilmu  kepemiluan.

“ siapa saja yang berhak menjadi komisioner dan persyaratannya apa ? tanya Dede kelas X MIA 7 sedangkan Erika menanyakan persyaratan untuk bisa menjadi pemilih.

Untuk mejadi komisioner KPU kabupaten,  harus memenuhi beberapa persayaratan administrasi, juga diharuskan mempunyai intergritas, pribadi yang kuat, jujur dan adil dan berpengalaman dibidang penyelenggaraan pemilu juga harus bersedia bekerja penuh waktu,  jawab komisioner yang akrab dipanggil Pak Jun.

Sebagai komisioner KPU, kami dilarang merangkap jabatan  di badan-badan usaha dan yang paling penting setiap penyelenggara pemilu dari pusat hingga daerah tidak boleh menjadi anggota/pengurus partai politik minimal 5 tahun sebelum mendaftar jadi komisioner sedangkan untuk menjadi pemilih, persayaratannya sangat mudah yatiu harus berumur 17 tahun atau sudah/pernah menikah, bukan anggota TNI/Polri dan sudah terdaftar di daftar pemilih biak di DPT maupun di DPT Tambahan, jelasnya lebih lanjut.

Selanjutnya Junaidi juga menyampaikan harapannya pada saat tahapan penyelenggaraan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019, siswa-siswi SMA 2 tersebut bisa berperan aktif mengajak semua teman temanya bahkan keluarga untuk memcoblos.

Diakhir bimbingan observasi tersebut siswa/siswi  ditemani  Juli Soeryo (Kasubbag Teknis dan Hupmas ) dan Isnain ( Kasubbag Umum),   menemani siswa-siswi tersebut melihat dan mencatat data-data tentang  sejarah pemilu di Indonesia dan hasil pelaksanaan pemilu di Kabupaten Bondowoso  yang dipampangkan di dinding-dinding  gedung KPU  yang telah  dipersiapkan untuk lonching Rumah Pemilu ( Teknis Hupmas)

Mungkin Anda Menyukai