Komisi II DPRD Sepakati Anggaran Pilbup Bondowoso 2018

www.kpud-bondowosokab.go.id.,Bondowoso- Komisi II dan unsur pimpinan Komisi I DPRD Kabupaten Bondowoso menyepakati anggaran hibah Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Bondowoso Tahun 2018 untuk KPU Kabupaten Bondowoso yang diajukan  Pemkab Bondowoso sebesar Rp 40,6 miliar. Wakil rakyat Bondowoso tersebut menyepakati anggaran tersebut setelah membahasnya secara intensif selama dua minggu sejak 27 Mei  2017.

“Setelah membahas rencana kebutuhan biaya yang diajukan secara utuh, Komisi I dan pimpinan Komisi II DPRD akhirnya menyetujui anggaran hibah Pilkada 2018 untuk KPU Bondowoso,” kata Ketua KPU Kabupaten Bondowoso  Hairul Anam seusai rapat dengan Komisi II dan unsur Pimpinan Komisi I DPRD Bondowoso, Rabu (7/6).

Dia memaparkan, dalam pembahasan anggaran hibah Pilbup Bondowoso Tahun 2018 tersebut, Komisi II dan pimpinan Komisi I melibatkan Pemkab Bondowoso yang diwakili oleh Kepala Badan Pengelolaan dan Aset Daerah Dra. Farida, M.Si dan Kepala Bappeda Ir. Matsakur serta Komisioner KPU Bondowoso didampingi jajaran Kesekretariatan KPU Bondowoso. Dalam pembahasan anggaran hibah dipimpin oleh Ketua Komisi II Ady Kriesna, SH, Wakil Ketua Komisi II   H. Tohari, S.Ag, dan Ketua Komisi I Bambang Suwito tersebut,  pimpinan dan anggota DPRD membahas anggaran Pilbup mulai dari hal yang konseptual sampai dengan hal-hal detil serta memberikan beberapa masukan untuk KPU Bondowoso.

Hairul Anam menambahkan,  anggaran Pilbup Bondowoso Tahun 2018 sudah disusun oleh KPU Bondowoso sejak tahun 2015. Dalam perkembangannya, KPU Bondowoso menyesuaikan anggaran tersebut sesuai dengan perubahan peraturan dalam penyelenggaraan Pemilihan Bupati/Wakil Bupati serta masukan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Bondowoso. “Semula anggaran diusulkan sekitar Rp 58 miliar, tapi kemudian diefisiensikan menjadi Rp 40,6 miliar,” tuturnya.

Menurut dia, efisiensi anggaran tersebut salah satunya berasal dari pemangkasan anggaran honorarium  serta uang lembur untuk anggota KPU Bondowoso dan pegawai kesekretariatan,  serta pengurangan anggaran lain karena adanya sharing anggaran dengan KPU Provinsi Jawa Timur sebagai dampak pelaksanaan Pilbup Bondowoso yang dilaksanakan bersamaan dengan Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Timur. “Jadi, anggota KPU Bondowoso tidak menerima lagi honor pelaksana Pilbup. Honor yang boleh diterima hanya honor Pokja saja,” ucapnya.

Berdasarkan draft  Peraturan KPU RI tentang Tahapan, Program Dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2018, tahapan penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2018 sudah mulai dilaksanakan sejak Juni 2017, sedangkan pemungutan suara dilaksanakan pada Rabu, 27 Juni 2018. (idi/kar)

Mungkin Anda Menyukai