Pemilih Disabilitas, Sulaiman : Nyoblos Adalah Bagian dari Ikhtiar

www.kpu.bondowosokab.go.id  ,BONDOWOSO-Keterbatasan fisik tidak menjadi halangan bagi penyandang disabilitas untuk memberikan hak suaranya dalam Pilkada 2018. Seperti yang dilakukan oleh beberapa penyandang disabilitas yang ditemui oleh Tim Relawan demokrasi KPU Bondowoso untuk Dapil 3 di desa Mangli, Kecamatan Pujer.(18/02)

Sebut namanya Buarto, laki-laki berusia 31 tahun itu sudah sejak lahir tidak bisa melihat.  Ia mengaku walaupun dalam kondisi tunanetra di setiap kontestasi politik baik Pilkades, Pileg, dan Pilpres, dirinya tak pernah sekalipun melewatkan untuk memberikan hak suaranya.

“Kalau sudah pemilihan saya datang sama bapak saya ke TPS. Tidak pernah terlewatkan itu mbak, wajib. Apalagi saya terbantu dengan surat suara yang khusus,” jelasnya dengan malu-malu.

Senada disampaikan oleh Sulaiman, tunadaksa berusia sekitar 29 tahun itu juga tak pernah ketinggalan dalam setiap kontestasi lima tahunan.

“Apalagi TPS nya dekat sama rumah saya. Jelas ya pasti datang,” ungkapnya pada Reldem Dapil 3.

Sejauh ini, untuk pilihan paslon Gubernur maupun Bupati memang dirinya mengaku hanya sebatas mengetahui di gambar-gambar saja.

“Kalau pilihan saya masih mau lihat rekam jejaknya dulu serta visi dan misinya. Tak bisa sembarangan memilih ini. Soalnya untuk lima tahun kedepan,”pungkasnya.

Menurutnya kehadiran dalam memberikan suara itu menjadi sangat penting. Karena hal itu masuk kategori sebagai ikhtiar masyarakat seluruhnya untuk membuat Bondowoso dan Jawa Timur lebih baik.(Relasi)

Mungkin Anda Menyukai