“PILKADA Cuma Satu Pasangan Calon, Why Not? “

http://kpud-bondowosokab.go.id,   Bondowoso,  8 Mei 2017, Dalam ngaji bareng Periode III kali ini, KPU Kab. Bondowoso membahas tentang mekanisme Satu Pasangan Calon menurut PKPU Nomor 14 Tahun 2015 yang telah dibuka langsung oleh Ketua KPU Kab. Bondowoso, Hairul Anam., S.Pd.

Ngaji bareng tersebut, pasal – demi pasal dibacakan oleh sub.bagian hukum, Hairul Anam selaku Ketua KPU Bondowoso menjelaskan bahwa mekanisme pemilihan 1 (satu) Pasangan Calon dapat dilaksanakan apabila, “Setelah   dilakukan   penundaan,   dan   sampai   dengan berakhirnya masa  perpanjangan pendaftaran, hanya terdapat 1 (satu) Pasangan Calon yang mendaftar, dan berdasarkan hasil penelitian, Pasangan Calon tersebut dinyatakan memenuhi syarat.”

Kemudian “terdapat lebih dari 1 (satu) Pasangan  Calon  yang mendaftar, dan berdasarkan hasil penelitian hanya terdapat 1 (satu) Pasangan  Calon  yang  dinyatakan memenuhi syarat, dan setelah dilakukan penundaan sampai dengan berakhirnya masa pembukaan kembali pendaftaran, tidak terdapat Pasangan Calon yang mendaftar, atau Pasangan Calon yang mendaftar berdasarkan hasil penelitian dinyatakan tidak memenuhi syarat yang  mengakibatkan  hanya  terdapat  1  (satu) Pasangan Calon.”

Hairul Anam juga mengatakan “sejak  penetapan  Pasangan  Calon  sampai  dengan  saat dimulainya masa Kampanye, terdapat Pasangan Calon yang berhalangan tetap, Partai Politik atau Gabungan Partai Politik tidak mengusulkan calon/Pasangan Calon pengganti, atau  calon/Pasangan Calon pengganti yang diusulkan dinyatakan tidak   memenuhi syarat yang mengakibatkan hanya terdapat 1 (satu) Pasangan Calon.”

Kemudian “sejak dimulainya masa Kampanye sampai dengan hari pemungutan suara, terdapat Pasangan Calon yang berhalangan tetap, Partai Politik atau Gabungan Partai Politik tidak mengusulkan calon/Pasangan Calon pengganti, atau  calon/Pasangan Calon pengganti yang diusulkan dinyatakan tidak memenuhi  syarat   yang mengakibatkan hanya terdapat 1 (satu) Pasangan Calon, dan terdapat   Pasangan   Calon   yang   dikenakan   sanksi pembatalan sebagai peserta Pemilihan yang mengakibatkan hanya terdapat 1 (satu) Pasangan Calon,”ujar Ketua KPU tersebut.

Didalam pembahasan tersebut, ada tanggapan dari Saifullah.,S.Ag divisi Teknis Penyelenggara,” Bagaimana apabila pada Pemilu tersebut terdapat bumbung kosong (dalam bahasa Madura)?.”

“Apabila perolehan suara tidak setuju lebih banyak dari perolehan suara setuju, KPU Provinsi/KIP Aceh atau KPU/KIP Kabupaten/Kota menetapkan penyelenggaraan Pemilihan kembali pada Pemilihan serentak periode berikutnya setelah PKPU no. 14 Th. 2015 ini dikeluarkan,”papar Junaidi.,SH, selaku divisi Hukum KPU Kab. Bondowoso.

Lilik Ernawati, S.Pi juga menanggapi ,”Bagaimana mengenai bentuk dan desain surat suara apabila PILKADA cuma terdapat satu pasangan calon?,”

“Terkait Speck surat suara, Foto satu pasangan calon itu dicetak berlatar belakang warna merah putih, dan  surat suara itu memuat tulisan yang memberikan pilihan setuju atau tidak setuju terhadap pasangan calon, disertai dengan kolom pilihan yang akan dicoblos. Satu pasangan calon baru dinyatakan menang jika suara yang didapat 50 persen plus 1 pemilih, dari jumlah surat suara yang digunakan,” papar cak Jun. Senin (08/05/2017). (Mr/Zan)

Mungkin Anda Menyukai